ASEAN INTER- PARLIAMENTARY ASSEMBLY (AIPA) di Padang : AIPA Konsisten Mengadvokasi Kesetaraan Gender di ASEAN

Padang | patrolinusantara.press – Gelaran ASEAN INTER-PARLIAMENTARY ASSEMBLY (AIPA) masih terus berlangsung. Kali ini bertempat di Kota Padang, (5/6/2023), virtual meeting Komite untuk Perempuan Parlemen AIPA atau WAIPA dilaksanakan.

Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon membuka sidang ini. Sedangkan rapat koordinasi komite WAIPA dipimpin oleh Anggota BKSAP DPR RI Irine Yusiana Roba Putri.

Sidang kali ini membahas tema “Enhancing ASEAN Resilience through Women Leadership and Gender-Responsive Parliament” yang dipresentasikan oleh Anggota BKSAP DPR RI Vanda Sarundajang. 

ASEAN masih menghadapi tantangan kesetaraan (equality) gender dalam representasi politik dan kepemimpinan. Diperkirakan keterlibatan perempuan dalam legislasi di negara-negara ASEAN hanya 20% dari total anggota parlemennya. 

Padahal peran perempuan di masyarakat sangat besar. Di ASEAN saja, 78 juta pelaku UMKM yang menciptakan ratusan juta lapangan kerja ialah perempuan.

Untuk itu, AIPA secara konsisten mengadvokasi kesetaraan gender di negara-negara ASEAN. AIPA juga mendorong agar parlemen tanggap terhadap gender untuk mengatasi tantangan unik yang dihadapi di kawasan ASEAN.

Sidang turut mengundang Panelis dari UN Women Representative, Indonesia & Liason to ASEAN, Guru Besar Ilmu Politik Universitas Padjadjran, Chief of Gender Equality Thematic Group, Asian Development Bank, dan Head of Inclusive Politic Practice Westminster Foundation for Democracy dalam rangka menyerap masukan untuk tema yang akan diangkat dalam Sidang Komisi WAIPA pada Sidang Umum ke-44 AIPA di bulan Agustus mendatang. 

Sidang dihadiri Wakil Ketua BKSAP DPR RI Gilang Dhielafararez, Putu Supadma Rudana, Sukamta dan Achmad Hafisz Tohir, serta Anggota Parlemen Perempuan dari Parlemen Anggota AIPA, yakni Indonesia, Brunei Darussalam, Laos, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam. 

(DPR RI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *