Raihan Kursi Prabowo- Gibran di Senayan Usai Safari ke PKB dan Kunjungan Surya Paloh

Jakarta – Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka telah ditetapkan secara resmi oleh KPU sebagai presiden dan wakil presiden terpilih. Pada pilpres 2024, Prabowo-Gibran diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang dimotori empat parpol parlemen, yakni Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, dan PAN.

Seiring perkembangan itu, Prabowo gerak cepat untuk menambah porsi kekuatannya di parlemen. PKB dan Nasdem menyatakan siap bergabung dan mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.
Tepat setelah acara penetapan di Kantor KPU RI, Prabowo langsung merapat ke Kantor DPP PKB menemui Muhaimin Iskandar. Usai pertemuan, Cak Imin menyatakan bakal bekerja sama dengan Prabowo di pemerintahan selanjutnya.
Senada dengan PKB, jajaran elite NasDem dipimpin langsung oleh Ketum Surya Paloh bertamu ke kediaman Prabowo di Kartanegara IV, Jakarta pada Kamis (25/4)
Paloh didampingi sejumlah elite partai seperti Hermawi Taslim, Ahmad Sahroni, Viktor Laiskodat, hingga Sugeng Suparwoto. Sementara Prabowo didampingi Ahmad Muzani, Sufmi Dasco Ahmad, Sugiono, Prasetyo Hadi, hingga Sudaryono.
Usai pertemuan, Paloh menyatakan siap mendukung pemerintahan ke depan di bawah Prabowo-Gibran. Paloh menyebut tantangan ke depan akan kian kompleks, sehingga membutuhkan kekuatan yang besar untuk mengatasinya.

Hitungan perolehan kursi koalisi Prabowo-Gibran menggunakan konversi suara dengan metode Sainte Lague

Setidaknya dari pantauan redaksi dan diolah dari berbagai sumber, Koalisi Prabowo-Gibran sudah menguasai 280 kursi di Senayan dari empat partai Koalisi Indonesia Maju yakni Gerindra, Golkar, PAN dan Demokrat.
Koalisi Prabowo-Gibran akan menguasai Senayan dengan mengisi 417 kursi jika PKB dan Nasdem merapat ke koalisi KIM. Ada tambahan, 68 kursi dari PKB dan 70 kursi dari Nasdem.
1. Partai Golkar: 102 kursi (17,57 persen)
2. Partai Gerindra: 86 kursi (14,83 persen)
3. Partai NasDem: 69 kursi (12,07 persen)
4. PKB: 68 kursi (11,72 persen)
5. PAN: 48 kursi (8,45 persen)
6. Partai Demokrat: 44 kursi (7,24 persen)
Dari hitungan itu, di parlemen hanya menyisakan dua parpol oposisi, yakni PDIP dan PKS yang memiliki total 163 kursi.

 

(Sum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *